Buleleng Masuk Jalur Tol Laut, Disinggahi Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 51

Foto Balieditor.com-cha: KM Sabuk Nusantara 51 labuh perdana di Pelabuhan Celukan Bawang,Senin (24/6/2019).

BALIEDITOR.COM – Kabar gembira buat masyarakat Buleleng, Bali. Ini lantaran kabupaten yang berada di pantai utara Pulau Bali itu masuk dalam jalur tol laut kawasan eks-Sunda Kecil.

Kepastian itu dibuktikan dengan bersandarnya kapal perintis bernama lambung KM.Sabuk Nusantara 51 di Pelabuhan Celukan Bawang,Senin (24/6/2019).

Kapal perintis itu akan melayani pelayaran Buleleng-Sapeken,Madura serta pulau-pulau bagian Indonesia Timur terutama kawasan eks-Sunda Kecil.

General Manajer (GM) Pelindo III Celukan Bawang,Rio Dwi Santoso dalam keterangannya mengatakan,kapal perintis KM.Sabuk Nusantara 51 merupakan kapal bantuan transportasi laut dari Kementerian Perhubungan RI. Dan kapal ini, menurut Rio, akan melayani pelayaran dengan rute yang disebut rute pelayaran trayek R-18.”Kapal ini (KM.Sabuk Nusantara 51,red) memang sandar perdana di dermaga Pelabuhan Celukan Bawang,” ujar Rio.

Baca Juga:  Harga Tiket Pesawat di Aplikasi Online Tak Wajar, Kemenhub Minta Maskapai Tegur Agen

Nantinya,kapal tersebut akan melayani trayek R -18 yakni mencakup rute Surabaya–Kalianget–Kangean–Sapeken–Buleleng–Carik–Badas–Bima–Labuhan Bajo–Waikelo–Labuhan Bajo–Bima–Badas–Carik– Buleleng–Sapeken–Kangean–Kalianget-–Surabaya.

”Secara rutin kapal tersebut akan melayani penumpang menuju rute-rute perintis yang telah di tetapkan dan sandar setiap minggunya di Pelabuhan Celukan Bawang,” imbuh Rio.

Dengan bertambahnya armada angkutan laut ini,Rio meyakini akan menjadi jembatan yang merangkai pulau-pulau di wilayah timur Indonesia sebagaimana gagasan Presiden Joko Widodo soal tol laut.

Baca Juga:  HUT PERSOSID 24: Dihadiri Anggota DPR RI, PERSOSID Diingatkan Tetap Semangat

Hadirnya kapal perintis tersebut, menurut Rio, akan lebih memudahkan akses baik penumpang maupun arus barang yang masuk melalui rute-rute yang telah ditentukan itu.

”KM Sabuk Nusantara 51, telah menambah satu lagi kemudahan akses transportasi antar pulau dan daerah bagi masyarakat serta menjadi harapan untuk mampu meningkatkan arus masuknya barang khususnya di Kabupaten Buleleng,” tandas Rio. (cha/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *