Tol Laut: Ratusan Penumpang Turun di Pelabuhan Celukan Bawang

Foto Balieditor.com-cha: KM Sabuk Nusantara 51, Minggu (30/6) bersandar di Dermaga Pelabuhan Cealukan Bawang dengan membawa ratusan penumpang asal Sepeken,Madura.

BALIEDITOR.COM – Tidak seperti rencana Bandara yang semakin tak jelas, Pelindo III Celukan Bawang benar-benar penuhi janjinya membuka akses Buleleng melalui laut yakni tol laut.

Ratusan penumpang,Minggu (30/6/2019) memadati dermaga Pelabuhan Celukan Bawang setelah melalui perjalanan laut dari Pelabuhan Sepeken Madura,Jawa Timur.

Para penumpang itu menggunakan KM Sabuk Nusantara 51 sebagai transportasi alternatif selain transportasi darat. KM Sabuk Nusantara 51 merupakan tol laut yang melayani daerah-daerah eks-Sunda Kecil.

General Manajer (GM) Pelindo III Celukan Bawang, Rio Dwi Santoso saat memberikan keterangan terkait aktifnya tol laut sebagai bagian membuka akses lewat jalur laut, mengatakan, Kementerian Perhubungan sangat serius melayani pelayaran dengan rute yang disebut rute pelayaran trayek R-18.

”Hari ini telah merapat kapal perintis KM Sabuk Nusantara 51 dengna membawa ratusan penumpang dari beberapa tempat sesuai rute pelayarannya,” kata Rio.

Jumlah penumpang yang turun sebanyak 138 penumpang asal kepulauan Sepeken dan sekitarnya. Dan alur baru pelayaran penumpang ini akan berkesinambungan menyusul semakin mudahnya akses ternsportasi yang disediakan pemerintah.

”Jadwal pelayaran ini akan rutin menyinggahi beberapa tempat sesuai alur yang telah ditetapkan dari Kemenhub,”imbuhnya.

Selanjutnya,menurut Rio, pemerintah melalui Kemenhub kembali akan menyiapkan angkutan laut untuk jenis penumpang dan kargo yang rutin menyinggahi Pelabuhan Celukan Bawang.

”Pelabuhan Celukan Bawang sudah masuk dalam program tol laut pemerintah. Setelah kapal penumpang rute kepulauan Sepeken, NTB dan NTT dan kapal kargo jalur Cilacap-Banyuwangi,telah ada kapal kargo khusus muatan ternak rute Jakarta-Celukan Bawang,” ungkapnya.

Rio mengaku akan menjadikan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai sarana transportasi laut yang lengkap untuk membantu mempercepat proses pertumbuhan Bali utara.

”Kami sudah bergerak cepat untkuk menjadi Pelabuhan Celukan Bawang menjadi pelabuhan yang bisa melayani semua kebutuhan angkutan via laut,baik penumpang orang,barang hingga ternak,”tandasnya.

Sebelumnya,kapal perintis KM.Sabuk Nusantara 51 telah sandar perdana di dermaga Pelabuhan Celukan Bawang. Kehadiran kapal perintis ini digadang-gadang menjadi program utama tol laut pemerintah untuk membuka akses Balia utara via laut.

Rute yang akan melayani trayek R -18 yakni mencakup rute Surabaya-Kalianget-Kangean-Sapeken-Buleleng- Carik–Badas-Bima-Labuhan Bajo-Waikelo-Labuhan Bajo-Bima-Badas-Carik- Buleleng-Sapeken-Kangean-Kalianget –Surabaya. (cha/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *