Trash Hero Gandeng Berbagai Komunitas Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai

Foto-Foto Balieditor.com-frs: Aksi bersih-bersih sampah di pantai oleh Trash Hero

BALIEDITOR.COM – Trash Hero, sebuah komunitas pencinta lingkungan, Minggu (19/8/2018) pagi menggelar aksi bersih-bersih pantai. Dalam melakukan aksi itu, Trash Hero menggandeng sejumlah komunitas seperti Rembug Buleleng, LSM FP2D, Mahasiswa/i KKN Unud serta siswa SDN 2 Poh Bergong.

Aksi bersih-bersih itu digelar di sepanjang pesisir pantai wilayah Kota Singaraja. Menariknya bukan hanya komunitas non-pemerintah yang dilibatkan dalam aksi cinta lingkungan itu, tetapi Trash Hero juga mengajak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, Bali. Kali ini Kadis Lingkungan Hidup Buleleng, Putu Ariadi Pribadi langsung turun bergabung dalam aksi bersih-bersih ini.

Aksi ini dilakukan sebagai upaya membantu pemerintah dalam menangani persoalan sampah. Aksi bersih-bersih yang diinisiatori oleh I Made Astrawan dimulai sejak pagi pukul 08.00 wita, menyasar pesisir pantai kawasan eks-Pelabuhan Buleleng hingga kawasan Kelurahan Kaliuntu.

Hampir di setiap titik yang dilintasi ditemukan sampah. Sampah-sampah itu langsung dipungut relawan untuk dimasukan ke dalam karung yang sudah dibawa. Setidaknya 20 karung sampah berhasil dikumpulkan oleh puluhan relawan peduli lingkungan.

Kadis LH Buleleng, Putu Ariadi Pribadi yang hadir dalam kegiatan itu mengaku, sangat mendukung peranan masyarakat yang tergabung dalam kegiatan Trash Hero Buleleng ikut serta dalam rangka memecahkan permasalahan sampah di Buleleng. “Ini juga merupakan program prioritas Pemkab Buleleng agar Buleleng bebas sampah plastik,” kata Ariadi Pribadi.

Baca Juga:  Penghijauan: PLN Gandeng Yonif Mekanis 741/GN Tanam Pohon dan Resmikan Jalan Baru di Banyu Biru

Yang menjadi sorotan dalam aksi ini yakni kebersihan di Sungai Mumbul yang mengalir di kawasan Kampung Anyar dan Kampung Bugis. Pasalnya, sampah menumpuk di sungai tersebut tepatnya di bawah jembatan, perbatasan antara 2 wilayah tersebut. Tumpukan sampah itu menyumbat aliran air sungai yang langsung menuju ke laut. Tak jarang, bau tak sedap keluar dari sungai yang terbilang kumuh itu.

Kondisi ini mendapat perhatian dari puluhan relawan peduli lingkungan dan DLH Buleleng yang sedang turun untuk menangani persoalan sampah rumah tangga yang menumpuk di sungai tersebut. Sampah itu dibuang warga setempat ke sungai, karena minimnya adanya sarana dan prasarana tempat pembuangan sampah di wilayah tersebut.

“Sampah banyak di bawah jembatan. Upaya kami akan dikoordinasikan dulu dengan pemerintah kelurahan, agar diagendakan gotong royong bersama melibatkan warga. Kami dari DLH akan fasilitasi angkutan sampah. Ini harus secara bersama-sama. Saya juga akan kaji dulu, apa permasalaahannya setelah itu baru cari solusi bersama,” jelas Ariadi Pribadi.

Baca Juga:  DPR RI: Marathon Bunda Tutik Hadiri Seminar Kehutanan dan Peresmian Ekowisata

Sementara Koordinator Relawan Peduli Lingkungan dari Trash Hero, Made Astrawan mengaku, prihatin dengan masih banyaknya ditemukan sampah di sepanjang areal kegiatan bersih-bersih, termasuk di areal Sungai Mumbul.

Kondisi ini, kata dia, bisa membuat citra pariwisata Buleleng negatif di hadapan wisatawan. Untuk itu, ia bersama relawan lainnya bergerak dengan konsep gerakan sosial ke masyarakat untuk mendorong kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan.

“Masalah terbesar yang mengancam dunia pariwisata salah satunya adalah kebersihan lingkungan terutama keberadaan sampah plastik dan lainnya. Sehingga kami fokus membersihkan sampah-sampah plastik,” ungkap Astrawan yang juga praktisi pariwisata dan pemerhati lingkungan ini.

Ke depan kegiatan ini akan dilakukan secara berkesinambungan, bukan saja di pesisir pantai wilayah Kota Singaraja khususnya areal eks-Pelabuhan Buleleng, melainkan di beberapa tempat wilayah Kabupaten Buleleng.

“Untuk membuat citra pariwisata Buleleng bagus, ya kita harus peduli lingkungan dengan membersihkan sampah-sampah terutama sampah plastik dikawasan objek wisata,” pungkas Astarawan. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *