Ulahpati: Diputusin Pacarnya, Mahasiswa Gantung Diri di Dapur Kos-Kosan

Foto Balieditor.com-ngr: Korban dievakuasi polisi

Foto Balieditor.com-ngr: Korban dievakuasi polisi

BALIEDITOR.COM – Cinta kembali makan korban. Kali ini seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Buleleng, Bali, nekat bunuh diri gara-gara diputusin cinta oleh sang pujaan hati.

Mahasiswa itu bernama Gede Arya Agus Erlangga, 22, warga Banjar Dinas Kanginan, Sawan, Buleleng. Erleangga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar kost-nya di Gang Durian, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Minggu (3/12/2017).

Foto Surat

Motif bunuh diri sang mahasiswa itu diungkapkan sendiri sang bernama Kadek Nova Surianti, 22. Nova juga mahasiswi asal Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Karangasem.

Bagaimana kisahnya? Nova menuturkan bahwa Jumat (1/12/2017) korban Erlanda dan Nova sempat bertengkar mulut dan sepakat putus pacaran. Saat itu, Nova ingin pindah kost sendiri ditempat lainya, dari kost tempat lokasi korban meninggal.

Kemudian, tambah Nova, Minggu (3/12/2017) saksi Nova menghubungi korban, namun tidak dijawab. Hingga akhirnya, Nova berinisiatif mencari ke tempat kost di Gang Durian, Desa Sambangan. Lantaran pintu terkunci dari dalam, Nova meminta bantuan Komang Edy Trisna Romianto, 32, warga Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng.

Dibantu Edy, pintu kamar akhirnya dibuka. Betapa kagetnya, mereka melihat korban sudah tewas tergantung di atap plafon dapur, menggunakan seutas tali plastik. Bahkan, disaku baju kaos korban juga ditemukan sepucuk surat yang isinya pesan untuk keluarga dan pacar yang ditinggalkan.

Polisi pun langsung melakukan olah TKP. Tim medis dari Puskesmas Sukasada 1 pun melakukan pemeriksaan. Alhasil bahwa korban murni meninggal akibat bunuh diri.

Dikonfirmasi Kasubbag Humas Polres Buleleng, AKP. Nyoman Suartika menerangkan, korbam ditemukan sudah tidak bernyawa, tergantung dengan posisi menghadap ke delatan dengan seutas tali plastik warna hijau. “Dari hasil pemeriksaan luar medis, dapat diperkirakan korban murni meninggal karena gantung diri,” kata Suartika, Senin (4/12/2017) siang.

Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, serta barang bukti yang ada, dugaan sementara korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, karena frustasi putus cinta. “Diduga korban itu frustasi, karena putus cinta. Sehingga, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Itu juga berdasarkan, surat yang kami telah temukan. Kejadian ini, kini masih ditangani oleh Polsek Sukasada,” pungkas Suartika. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *