Ulahpati: Masalah Keluarga, Evi Gantung Diri di Kamar, Ditemukan Pacarnya

Foto-Foto Istimewa: Korban Evi sedang diturunkan dari tali gantung dan jenazah Evi dibaringkandi tempat tidur

BALIEDITOR.COM – Warga Jalan Dewi Kunti, Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja, Bali, dibuat geger Kamis (17/5/2018) petang. Pasalnya sekitar pukul 18.20 wita penghuni rumah nomor 14 D bernama Kadek Evi Maharani, 42, ditemukan sudah tidak bernyawa.

Mirisnya lagi, Evi tewas dengan cara gantung diri. Dan yang menemukannya pertama kali adalah sang pacar bernama Kadek Puja, 40, asal Desa Banyupoh, Kecamatan Gerogak, Buleleng.

Bagaimana kisahnya? Informasi yang berhasil dikumpulkan di laapangan menyebutkan bahwa kisah tragis Evi itu tergolong romantic. Kadek Puja kepada polisi dari Polsek Kota Singaraja mengisahkan bahwa sekitarpukul 17.24 wita, Kadek Puja yang adalah pacar korban Evi, masih sempat chatting melalu HP dengan korban.

Diceritakan saksi Puja, saat dirinya chatting sama korban Evi, posisi saksi saat di Pemaron. “Karena chat terputus saya langsung ngecek ke rumah korban di Banjar Jawa. Lalu saya masuk ke rumah dan saya menemukan korban dalam kondisi sudah tergantung meninggal dunia gantung diri,” kisah Puja.

Korban gantung diri dengan dengan menggunakan 2 selendang warna kuning dan unggu dengan ukuran panjang 1,5 Cm, di tiang kanopi rumah. Ditemukan luka lecet di leher bekas jeratan selendang. Saat itu korban Evi menggunakan pakaian baju kaos warna abu, celana pendek coklat warna krem.

Sumber di Polsek Kota Singaraja menyebutkan bahwa hasil meminta keterangan dengan sejumlah saksi dari keluarga korban diperoleh informasi sementara bahwa korban mengalami tekanan jiwa yg diakibatkan permaslahan keluarga.

“Untuk sementara korban dibawa ke Ruang Jenasah/Sedap Malam RSUD Kabupaten Buleleng guna dilakukan pemeriksaan atau visum,” jelas sumber dari kepolisian itu. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *