VIRUS CORONA: BULELENG TAMBAH 7 PASIEN POSITIF TRANSMISI LOKAL

Foto Balieditor.com-frs: Sekkab Buleleng Gede Suyasa

SINGARAJA-BALIEDITOR.COM – Tampaknya penyebaran virus corona (COVID-19) melalui transmisi lokal di Buleleng terus menunjukkan keganasannya. Hingga pukul 15.00 wita, tercatat tujuh PDP terkonfirmasi positif.

Menurut Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan GTPP COVID-19 Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Drs. Gede Suyasa, M.Pd, PDP positif kumulatif di Buleleng berjumlah 63 atau tambahan 7 orang pasien.

Suyasa menyebutkan bahwa ketujuh PDP positif itu kontak erat dengan PDP 61 dan 62. “Hampir semuanya bagian dari keluarga PDP 61. Satu lagi adalah kontak erat dengan PDP 62,” sebut Suyasa dalam video conference dengan wartawan, Selasa (26/5/2020) sore.

Suyasa menegaskan bahwa kendati terjadi penambahan pasien positif yang semuanya dari Kecamatan Gerokgak, namun riwayatnya berbeda-beda karena pernah ke daerah transmisi lokal maka tidak ada pertimbangan untuk dilakukan karantina desa.

Baca Juga:  VIRUS CORONA: PPDB SMPN 3 SINGARAJA TETAP PATUHI PROTOKOL KESEHATAN COVID-19

Untuk perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng saat ini menunjukkan bahwa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Buleleng secara kumulatif berjumlah 73 orang.

Dengan rincian, pasien yang dirawat di Buleleng sebanyak 22 orang dan dinyatakan sembuh sebanyak 36 orang. Jumlah PDP yang Negatif adalah sembilan orang, sedangkan Pasien terkonfirmasi yang dirawat diluar Buleleng berjumlah tujuh orang, dan lima orang pasien terkonfirmasi dirujuk ke Denpasar. “Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 100 orang, seluruhnya telah selesai masa pantau,” paparnya.

Baca Juga:  VIRUS CORONA: HOTEL-HOTEL DI BALI SIAP SAMBUT NEW NORMAL

Selanjutnya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 1.202 orang. Dengan rincian sudah selesai masa pantau 1.035 orang, karantina mandiri 166 orang, dan karantina di RSUD Buleleng satu orang. Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala).

Secara kumulatif berjumlah 3.262 orang dengan rincian 3.034 diantaranya sudah selesai masa pantau selama 14 hari dan sisa yang masih dipantau sebanyak 228 orang. Terdiri dari pekerja kapal pesiar berjumlah 155 orang, TKI lainnya terdapat 50 orang, pulang dari luar negeri ada dua orang, serta orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia berjumlah 21 orang. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *