Warga Bukti Geger, Potongan Kaki Manusia Ditemukan di Pinggir Pantai

Foto istimewa: polisi angkot potongan kaki

Foto istimewa: polisi angkot potongan kaki

BALIEDITOR.COM – Warga Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali, pada Selasa (13/2/2018) sekitar pukul 14.30 wita, dibuat heboh.

Karena ditemukannya sebuah potongan tubuh yang diduga kaki manusia dengan panjang sekitar 50 centimeter, di Pantai Banjar Dinas Mekar Sari, Desa Bukti.
Hingga saat ini, masih belum diketahui pemilik potongan kaki tersebut. polisi menghimbau jika ada warga merasa kehilangan sanak keluarga agar segera melapor.

Penemuan potongan diduga kaki manusia ini pertama kali diketahui oleh, 2 orang buruh petik kelapa yakni Nyoman Piter Dian, 17, dan Nyoman Sukrawa, 21, saat akan memetik kelapa di lahan perkebunan. Saat itu, mereka tiba-tiba mencium bau busuk. Lantaran penasaran, mereka mencari sumber bau itu.

Ketika berada di pinggir pantai, mereka melihat benda yang terlilit sampah. Dan darisana bau itu muncul. Saat diamati lebih dekat, ternyata mereka menemukan potongan yang diduga kaki kiri manusia. Sontak, keduanya langsung menjauh dan melaporkannya pada Gede Sarnaya, yang juga mandor mereka bekerja.

Pasca penemuan itu, membuat warga Desa Bukti heboh dan berbondong-bondong datang ke lokasi. Anggota Polsek Kubutambahan yang menerima informasi langsung menuju ke lokasi, untuk mengamankan potongan yang diduga kaki manusia tersebut, untuk dibawa ke RSUD Buleleng.

Kapolsek Kubutambahan, AKP. Nyoman Sura Maryantika, membenarkan adanya penemuan itu. Kata dia, kaki manusia yang ditemukan itu bagian dari paha hingga telapak kaki. “Saat kami cek ke lokasi, potongan kaki manusia itu sudah terlilit sampah,” ujar Sura, ketika dikonfirmasi pada Selasa (13/2/2018) sore.

Kondisi potongan kaki manusia itu, pada bagian lutut sudah membusuk. Selain itu bagian kaki sudah dihinggapi lalat, dan bagian telapak dan punggung kaki juga sudah mengering.

“Kami koordinasi dengan puskesmas untuk memastikan itu potongan tubuh manusia. Langsung kami bawa ke RSUD Buleleng. Kami mencoba mencari tahu, barangkali ada warga kehilangan anggota keluarga,” pungkas Sura. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *