Warga Lokapaksa Protes Jalan Rusak dengan Jukung, Pemkab Janji Perbaiki 2020

Fotor @denpostnews :Warga protes jalan rusak dengan bawa jukung

BALIEDITOR.COM – Hujan baru turun Rabu (4/12/2019) siang, namun sudah menimbulkan masalah. Khususnya di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali.

Ini lantaran hujan lebat itu langsung mengenang jalan di desa itu. Terutama di Dusun Carik Agung. Seperti viral di media sosial (medsos) Facebook, warga Dusun Carik Agung, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt membawa jukung ke jalan saat hujan, Rabu (4/12/2019) . Hal itu sebagai protes rusaknya jalan yang tak kunjung diperbaiki pemerintah. Padahal sudah berkali-kali diajukan pihak desa.

Mengetahui protes warga itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buleleng seperti dilansgir Humas Pemkab Bulelneg langsung memberikan penjelasan.

Menurut press release yang dilansir Humas Pemkab Buleleng, Dinas PUPR Buleleng berjanji akan memperbaiki jalan itu pada tahun anggaran 2020 mendatang. Dikabarkan Dinas PUPR telah merencanakan perbaikan ruas jalan rusak jalan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt.

Kepastian tersebut diungkapkan pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buleleng, I Nengah Budiarta,ST.,MT saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Rabu (4/12/2019).

Budiarta menjelaskan, panjang jalan rusak di Desa Lokapakasa yang mencapai 1,1 kilometer tersebut dipastikan di garap tahun 2020. Pada tahun depan pihaknya telah memproritaskan perbaikan ruas jalan tersebut. Perbaikan pun baru bisa dilakukan pada anggaran tahun depan. Nantinya, status jalan akan menggunakan aspal hotmix serta lebar luasan mencapai 3 meter.

“Ruas jalan yang rusak itu termasuk ruas jalan kabupaten dengan panjang 1,1 kilometer, kami pun sudah sempat turun untuk mengecek dan kondisinya dalam keadaan rusak,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya pun tak memungkiri, akses jalan rusak tersebut selama ini memang sering dilalui masyarakat untuk melalukan aktivitas sehari-hari. Hanya saja, dirinya menyayangkan aksi sejumlah warga yang melakukan aksi unjuk rasa menggunakan badan jalan tersebut.

“Kita (Dinas PUPR) sudah usulkan ke Bapak Bupati dan disetujui, ruas jalan tersebut akan dikerjakan pada tahun depan,” jelas Budiarta. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *