WTN: Lagi, Buleleng Masuk Nominasi

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Kadishub Buleleng melakukan presentasi di hadapan juri di Jakarta

BALIEDITOR.COM: Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Bali, kembali masuk nominasi peraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2019.

Humas Pemkab Buleleng melansir, WTN adalah salah satu program yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Penghargaan WTN merupakan penghargaan yang diberikan kepada provinsi serta kabupaten/kota terhadap kinerja penyelenggaraan bidang perhubungan darat.

Sebelumnya, Pemkab Buleleng pernah meraih penghargaan WTN beberapa kali. Kini Pemkab Buleleng kembali bersaing dengan 152 Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia yang juga masuk nominasi. Setelah sempat vakum, WTN kali ini dirancang dengan format baru, yaitu mulai tahun 2018 WTN akan digelar dua tahun sekali.

Penghargaan WTN diberikan berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan dengan objek penilaian melalui lima bidang, yakni Bidang Lalulintas (bobot nilai 20 persen), Bidang Angkutan Umum (15 persen), Bidang Sarana Transportasi Darat (25 persen), Bidang Prasarana Transportasi Darat (15 persen), Bidang umum (25 persen).

Baca Juga:  Jokowi: "Perkembangan Inovasi dan Teknologi Lebih Cepat dari Regulasi"

Acara penilaian WTN tahun 2019 ini, diselenggarakan di Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta Pusat. Penilaian WTN yang diselenggarakan dari tanggal 22 April sampai 26 April ini dibuka oleh Direktur Angkutan Jalan, Ahmad Yani.

Peserta kegiatan ini adalah kabupaten/kota yang telah disurvei selama setahun penuh pada 2018 oleh tim survei WTN. Para nominator akan melakukan presentasi untuk mengekspose keadaan lalulintas di daerahnya.

Dalam Penilaian tersebut, Kabupaten Buleleng mendapat giliran presentasi pada hari Kamis (24/4/2019) yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng Gede Gunawan Adnyana Putra,SE.,M.Si di hadapan para dewan juri.

Saat presentasi, Gede Gunawan memaparkan gambaran dari kelima kategori penilaian WTN. Dalam kesempatan itu, hadir pula Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG, dan KBO Lantas Polres Buleleng Iptu Dewa Made Ardana.

Usai presentasi, Gede Gunawan mengatakan penilaian lapangan sudah dilakukan akhir tahun lalu secara diam-diam.

Ia menjelaskan, ada 6 prioritas jalan yang di nilai di Kabupaten Buleleng yakni, Jalan Nasional yaitu Jalan A Yani, jalan provinsi yaitu Jalan Samratulangi, dan empat jalan kabupaten yaitu Jalan Udayana, Jalan Dewi Sartika, Jalan Sudirman, dan Jalan Kartini.

Baca Juga:  Transportasi: Jalur Baru Tol Laut Cilacap- Banyuwangi-Celukan Bawang

“Itu semua dinilai dari bagaimana rambunya, bagaimana keadaannya dan sarana lalulintas lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG mengatakan, sangat bangga Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng kembali masuk nominasi peraih penghargaan WTN. Dirinya mengaku, selalu mendukung setiap kegiatan dan program-program dari Dinas Perhubungan. Wabup Sutjidra berharap, Kabupaten Buleleng bisa meraih kembali penghargaan tersebut.

“Saya melihat presentasi yang dipaparkan oleh Kepala Dinas Perhubungan sangat baik. Ya semoga Buleleng bisa kembali meraih tropi WTN ini,” harapnya.

Dalam tahap penilaian ini, semua kabupaten/kota peserta akan dinilai oleh 30 dewan juri yang terdiri atas Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri, pakar akademisi, juga pakar transportasi yang bekerja secara independen.

Penyerahan hadiah WTN ini direncanakan akan dilakukan pada Juli 2019 dan akan diserahkan Presiden. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *